Sabtu, 20 Agustus 2011

MAKALAH MENGENAI AMDAL DAN ANDAL

BAB I PENDAHULUAN

Makalah ini diberi judul “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan”. Judulnya dibuat sedemikian agar pembaca sekalian berminat dan tertarik untuk mengenal apa sih sebenarnya itu AMDAL?. Isi dari pada makalah ini akan memuat beberapa aspek yang mendasar yang sering menjadi acuan pada setiap pelajaran atau kursus mengenai AMDAL yang biasanya ditempuh melalui kursus secara khusus. Waktu yang diperlukan untuk memahami secara lebih konprehensif apa itu AMDAL melalui kursus AMDAL terbagi ke dalam beberapa jenjang (tingkatan). Kursus AMDAL Type A merupakan jenjang kursus AMDAL untuk memahami dasar-dasar mengenai ilmu AMDAL. Kursus AMDAL Type B merupakan jenjang kursus untuk memahami bagaimana membuat atau melaksanakan studi AMDAL terhadap suatu rencana kegiatan atau proyek. Kursus AMDAL Type C merupakan jenjang kursus untuk memahami dan mendalami bagaimana menilai suatu dokumen AMDAL sebuah proyek yang sudah dibuat. Waktu yang diperlukan dari setiap kursus tersebut masing-masing sekitar 2 minggu, 1,5 bulan dan 2 minggu. Kali ini apa yang akan dipaparkan dalam waktu hanya sekitar 1 jam dalam tulisan “Pengenalan Terhadap AMDAL” ini merupakan hal-hal umum yang perlu diketahui sebagai pengetahuan awal terhadap ilmu AMDAL.







BAB II PENGERTIAN AMDAL DAN ANDAL

1.1 PENGERTIAN AMDAL DAN ANDAL
Di Indonesia, AMDAL merupakan singkatan dari kalimat “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan*”. Ingat! Ada juga akronim ANDAL. Nah, untuk memahami secara lebih lengkap dan mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia, maka defenisi AMDAL disepakati seperti di bawah ini :
AMDAL adalah: “ Kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan”.
SEDANGKAN ANDAL adalah: “Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.
Ketentuan-ketentuan di atas mengacu pada peraturan pemerintah PP. No. 27 Tahun 1999 Pasal 1 butir 1. Peraturan ini masih berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Selain mengacu pada peraturan tersebut di atas, maka landasan peraturan pemerintah tersebut di
atas mengacu pada undang-undang yaitu UU RI No. 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup. Jadi sudah jelas acuan peraturan dan perundangannya, jadi sebagai bangsa dan masyarakat Indonesia kita wajib melaksanakannya sebagai perwujudan berbangsa dan bermasyarakat yang baik.


1.2 LATAR BELAKANG & PERUNDANGAN
Sebenarnya AMDAL itu sudah mulai berlaku di Indonesia pada tahun 1986 karena berlakunya PP No. 29 Tahun 1986. Hal ini dimaksudkan sebagai bagian dari studi kelayakan pembangunan suatu rencana usaha dan/atau kegiatan. Tujuannya untuk memastikan bahwa pembangunan suatu rencana/atau kegiatan yang akan dilaksanakan bermanfaat dan tidak mengorbankan lingkungan hidup.
Lambat laun karena pelaksanaan aturan tersebut
terhambat akibat sifat birokratis maupun metodologis, maka sejak 23 Oktober 1993 pemerintah RI mencabut PP.29.19986 kemudian menggantinya dengan PP.51.1993. Diterbitkannya Undang-Undang No. 23. 1997, maka PP.51.1993 perlu penyesuaian, sehingga pada tanggal 7 Mei 1999, Pemerintah RI menerbitkan PP. No. 27 Tahun 1999 sebagai penyempurnaan PP. 51. 1993. Efektif berlakunya PP. No. 27 Tahun 1999 mulai 7 November 2000 dan satu hal penting yang diatur dalam PP No. 27 Tahun 1999 ini adalah pelimpahan hampir semua kewenangan penilaian AMDAL kepada daerah.
1.3 TUJUAN DAN MANFAAT AMDAL
Tujuan & Sasaran AMDAL adalah: “ Untuk menjamin agar suatu usaha dan/atau kegiatan pembangunan dapat beroperasi secara berkelanjutan tanpa merusak dan mengorbankan lingkungan atau dengan kata lain usaha atau kegiatan tersebut layak dari aspek lingkungan hidup”.
Pada hakikatnya diharapkan dengan melalui kajian AMDAL, kelayakan lingkungan sebuah rencana usaha dan/atau kegiatan pembangunan diharapkan mampu secara optimal meminimalkan kemungkinan dampak lingkungan hidup yang negative, serta dapat memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam secara efisien.
Kegunaan dan manfaat AMDAL
Ada 3 sasaran utama kegunaan dan manfaat AMDAL itu yakni :
I. Pada Pemerintah: sebagai alat pengambil keputusan tentang kelayakan lingkungan dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.
 Merupakan bahan masukan dalam perencanaan pembangunan wilayah.
 Mencegah potensi SDA di sekitar lokasi proyek tidak rusak dan menjaga kelestarian LH.
II. Pada Masyarakat: Dapat mengetahui rencana pembangunan di daerahnya sehingga dapat mempersiapkan diri untuk berpartisipasi.
 Mengetahui perubahan lingkungan yang akan terjadi dan manfaat serta kerugian akibat adanya suatu kegiatan.
 Mengetahui hak dan kewajibannya di dalam hubungan dengan usaha dan/atau kegiatan di dalam menjaga dan mengelola kualitas lingkungan.
III. Pada Pemrakarsa: Untuk mengetahui masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi pada masa yang akan datang.
 Sebagai bahan untuk analisis pengelolaan dan sasaran proyek.
 Sebagai pedoman untuk pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.

BAB III PENUTUP
AMDAL merupakan salah satu azas untuk menunjang pembangunan berwawasan lingkungan. Pada dasarnya prosedur untuk semua kegiatan hampir sama satu dengan yang lain dan dapat dikaji dari PP 27/1999 tentang Analisis Dampak Lingkungan. Pedoman pelaksanaan tertuang antara lain pada Keputusan Kepala Bapedal KEP. No 9/KABAPEDAL/2/2000, Keputusan Ketua Bapedal No. 056/1994 tentang kriteria dampak penting, dan KEPMEN LH No. 17 Tahun 2001 tentang kegiatan yang wajib AMDAL.












DAFTAR PUSTAKA

- Anonimous, 2001. Keputusan Menteri Negara LH, tentang Jenis Usaha dan/atau Kegiatan Yang Wajib Dilengkapi dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL);
- Chafid Fandeli, 1992. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Prinsip Dasar dan Pemapanannya dalam Pembangunan. Penerbit: Liberty, Yogyakarta;
- Emil Salim, 1985. Pembangunan Berwawasan Lingkungan LP3ES, Jakarta;
- Hardjosoemantri Koesnadi, 1986. Hukum Tata Lingkungan, Gadjah Mada University Press. Yogyakarta;
- Munn, RE (ed) 1975. Environmental Impact Assessment. Principles and Procedures Scope Rep. 5. Scope Secretariate, Paris;
- Otto Soemarwoto, 1998. Analisis Dampak Lingkungan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta;
- Soeratmo, G, 1988. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta;
- Zen, MT., 1982. Menuju Kelestarian Lingkungan Hidup. Penerbit PT.Gramedia, Jakarta.





KATA PENGANTAR
Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan karunianya kepada kita semua selaku umatnya, karna atas berkat rahmat dan karunianya serta hidayahnya penulis dapat menyelesaikan makalah ini tanpa halangan suatu apapun. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Besar Muhammad SAW.
Dalam penulsan Makalah ini, penulis menyadari masih banyak kekurangannya serta masih jauh dari sempurna. Untuk itu diharapkan kepada pembaca untuk dapat memaklumina, karena penulis masih dalam tahap pembelajaran, diharapkan kepada para pembaca agar memberikan kritik dan saran yang sifatnya bisa membangun dalam penulisan makalah ini.



Penulis





DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
BAB II LATAR BELAKANG ANDAL DAN AMDAL
1.1 Pengertian AMDAL dan ANDAL
1.2 Latar Belakang Perundangan
1.3 Tujuan dan Manfaat Amdal
BAB III PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA








MAKALAH
AMDAL DAN ANDAL
(Diajuakan untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran LINGSOSBUDTEK)



Disusun Oleh :
Nama : AGUS FIRMAN SULISTIO
Kelas/Semester : IV /B
Prodi : FKIP











FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP)
UNIVERSITAS MATHLA’UL ANWAR
TAHUN 2010/2011

0 komentar:

Poskan Komentar